Hanya Karna Buang Air Besar Di Celana, Balita Ini Dihajar Ayahnya Hingga Tak Bernyawa - SEPUTAR BERITA
BANNER 728X90

Friday, September 23, 2016

Hanya Karna Buang Air Besar Di Celana, Balita Ini Dihajar Ayahnya Hingga Tak Bernyawa

Hanya Karna Buang Air Besar Di Celana, Balita Ini Dihajar Ayahnya Hingga Tak Bernyawa

 AGEN POKER DOMINO CEME DAN CAPSA TERBAIK DI INDONESIA AGENPOKER.BIZ

AGEN POKER  - Hanya karna sang anak yang masih berusia 3,5 tahun bernama Rendi, membuang air besar di celana, emosi Manap (30) naik pitam. Ia nekat menganiaya anaknya tersebut hingga menyebabkan korban tewas. Penganiayaan tersebut terjadi dirumahnya di Desa Cahya Bumi, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Sabtu (17/9) malam lalu. Sementara korban tewas saat perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Daerah Kayuagung, OKI, Minggu (18/9) sore. Keesokan harinya, pelaku diringkus polisi.

AGEN POKER DOMINO INDONESIA - Kapolres OKI AKBP Amazon menjelaskan, pelaku yang baru saja pulang dari rumah tak terima anaknya tersebut BAB di celana. Dia pun sontak mengambil kayu berdiameter 30 sentimeter dengan panjang satu meter. Lalu dengan penuh emosi pelaku memukul ke tubuh korban berkali-kali. Bahkan, saking kerasnya pukulan itu, kayu yang dipakai pelaku patah. Korban pun mengalami luka lebam di beberapa bagian di tubuhnya.

BANDAR CEME INDONESIA -
 Pada keesokan harinya, kesehatan korban memburuk. Korban pun dibawa oleh ibu tirinya untuk berobat ke klinik dekat kampung mereka. Namun, dokter klinik menyatakan korban harus segera dirujuk ke rumah sakit lantaran kondisi lukanyha terbilang cukup parah. Naas, nyawa korban tak bisa ditolong lagi. Korban meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit. "Korban mengalami luka lebam di kepala, tangan, kaki dan badan. Korban meninggal sehari setelah penganiayaan oleh ayah kandungnya sendiri," ungkap Amazon, Jumat (23/9).

GAME CAPSA ONLINE - Amazon mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan berkat warga yang melapor akan kejadian tersebut. Setelah diselidiki, laporan itu benar adanya dan pelaku mengakui perbutannya. "Sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Motifnya hanya karena kesal anaknya yang masih balita itu BAB di celana," ujarnya. Polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya kayu yang sudah patah dan dua yang digunakan tersangka menganaya korban. "Kayunya cukup besar, panjangnya satu meter, besarnya kira-kira berdiameter 30 centimeter. Kayunya sudah patah saat memukul korban," tukasnya.

No comments:

Post a Comment