Tak Masuk Akal, Petugas PLN Ini Masuk Kamar Tanpa Seizin Pemilik - SEPUTAR BERITA
BANNER 728X90

Monday, October 10, 2016

Tak Masuk Akal, Petugas PLN Ini Masuk Kamar Tanpa Seizin Pemilik

Tak Masuk Akal, Petugas PLN Ini Masuk Kamar Tanpa Seizin Pemilik

 AGEN POKER DOMINO CEME DAN CAPSA TERBAIK DI INDONESIA AGENPOKER.BIZ

AGEN POKER  - Sejumlah pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dibuat kesal oleh kelakuan petugas penertiban kabel listrik di kota Dumai, Riau. Tanpa adanya surat jalan atau surat tugas, mereka dengan seenaknya masuk ke dalam rumah, bahkan sampai ke kamar tanpa meminta izin sang pemilik rumah. "Saat itu hanya istri di rumah dan dia trauma, karena tiba-tiba sejumlah orang tidak dikenal datang dan langsung masuk ke kamar tanpa menunjukkan surat tugas," kata Iwan, warga Kota Dumai, Senin (10/10).

AGEN POKER DOMINO INDONESIA - Kedatangan sejumlah petugas P2TL diduga sangat tidak layak ditambah pada saat sang petugas memasuki kamar ini yang terekam kamera CCTV di rumah. Saat itu, istri Iwan sedang memasak di dapur. Tanpa adanya basa basi dan diawasi langsung oleh petugas PLN, mereka langsung mencopot aliran listrik. Tak hanya petugas penertiban, tim pemasangan ternyata juga tidak dibekali surat atau pun sertifikat. "Parahnya lagi daya listrik yang dipasang kembali oleh petugas setelah saya bayar denda ternyata salah, yaitu hanya 1.300 Kwh, padahal sebelumnya 2.200 Kwh," sebutnya.

BANDAR CEME INDONESIA -
 Iwan pun mengaku ia siap untuk menjalani apapun sanksi kesalahannya. Namun, sayang dia kecewa dengan jawaban petugas penerima pembayaran denda, terkesan arogan yang dikeluhakan pelanggan akan menjadi bahan masukkan.


GAME CAPSA ONLINE - Tentang kesalah pahaman daya meteran listrik, Dedi mengaku petugas langsung dari PLN dan sudah berpengalam, namun tetap segera akan meminta dilakukan pengecekan dan perbaikan kembali. "Pelaksanaan razia sudah sesuai prosedur dan kami apresiasi masukan dari pelanggan soal sikap dan pelayanan petugas di lapangan yang dikeluhkan untuk kepentingan pembinaan," tutup Dedi.

No comments:

Post a Comment